.

.

Senin, 23 Februari 2009

LIPI 2006

Tak sia-sia Hudaibiyah Nila El Farah dan Majda Infaraj datang jauh dari Mesir. Dua pelajar SEkolah Indonesia Kairo itu memboyong juara pertama Lomba Karya Ilmiah Remaja ke-38. Pemenang peringkat pertama di bidang ilmu pengetahuan sosial dan kemanusiaan itu mengajukan karya berjudul "Mumifikasi pada Zaman Mesir Kuno (Studi Komparasi Mumifikasi Tana Toraja di Indonesia)". Sementara itu, di bidang ilmu pengetahuan alam, finalis asal SMAN I Sutojayan, Blitar, Jawa Timur, muncul sebagai pemenang. Hari Anggit Cahyo, Erok Saputra, dan Pendi Setyawan, yang mengajukan karya pengendalian hama belalang kayu (Valanga nigricornis Zehntneri), menyisihkan empat finalis lain. Topik yang diajukan para finalis dalam lomba kali ini beragam, mulai penggunaan iles-iles (Amorphopallus sp.) sebagai bahan bakar bioetanol sampai pengaruh bufotenin dari ekstrak kulit kodok bangkong terhadap kontraksi otot polos di usus. Karya yang diajukan dua pelajar dari SMAN 2 Lamongan, Jawa Timur, ini berusaha meneliti pengaruh bufotenin untuk menyembuhkan diare. Di bidang ilmu teknik, tiga pelajar SMP Al-Hikmah, Surabaya, Jawa Timur, yang mengusung pengendali listrik jarak jauh dengan pesawat telepon seluler terpilih sebagai pemenang. Menggunakan rangkaian elektronik buatan sendiri, mereka bisa mematikan dan menghidupkan lampu dan berbagai peralatan elektronik di rumah hanya menggunakan ponsel dari jarak jauh.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar